Cara Menghilangkan Jerawat dengan Es Batu

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Es Batu

Punya masalah dengan jerawat yang tak mau hilang? Jangan takut. Ada banyak cara untuk menghilangkan jerawat pada wajah yang tak kunjung hilang. Salah satunya caranya adalah dengan menggunakan es batu. Mungkin belum banyak yang tahu jika ada cara untuk menghilangkan jerawat dengan es batu. Faktanya, es batu ternyata bisa digunakan untuk menyembuhkan jerawat pada wajah kita.

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Es Batu

Jerawat pada wajah jika tak disembuhkan memang akan berdampak buruk pada kita. Selain penampilan menjadi kurang menarik, jerawat yang tak segera disembuhkan bisa membuat masalah-masalah kulit wajah lainnya datang menyerang. Untuk itu, jika mempunyai masalah terhadap jerawat, segeralah obati hingga sembuh.

Banyak cara yang bisa digunakan untuk menyembuhkan jerawat, mulai dari menggunakan sabun pembersih jerawat hingga penggunaan tanaman-tanaman alami. Salah satu bahan yang bisa digunakan untuk menghilangkan dan menyembuhkan jerawat adalah es batu.

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Es Batu

Lalu, bagaimana cara menangani jerawat yang membandel dengan es batu? Berikut ini adalah cara menghilangkan jerawat dengan es batu yang bisa kita coba.

  • Menyiapkan Es Batu

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menyiapkan es batu yang akan digunakan. Kita bisa membuat es batu sendiri. Akan lebih baik jika kita menggunakan air matang atau air minum dalam pembuatan es batu tersebut. Kita tinggal menggunakan cetakan es batu atau membungkus air dengan plastik kemudian ditaruh di dalam freezer. Jika tak ingin repot, kita juga bisa membeli es batu di toko-toko kelontong. Lebih bagus jika bisa mendapatkan es batu Kristal.

  • Penggunaan Es Batu

Setelah es batu sudah siap, kini saatnya penggunaan ke bagian wajah yang terkena jerawat. Pastikan membasuh wajah Anda dulu menggunakan air hangat. Setelah itu, ambil potongan kecil es batu lalu tempelkan pada bagian wajah yang ada jerawatnya. Lakukan cara tersebut selama mungkin, hingga es batunya mencair. Setelah itu pindah ke bagian wajah lain, dan begitu seterusnya. Agar lebih maksimal, kita bisa memberikan sedikit tekanan saat menempelkan es batu ke bagian wajah. Untuk hasil lebih optimal, sangat disarankan untuk melakukan terapi es batu ini pada malam hari, tepatnya menjelang tidur.

  • Membersihkan Wajah

Jika proses penempelan es batu sudah selesai dilakukan, kita tinggal membersihkan wajah kita dengan menggunakan air bersih. Pastikan semua bagian wajah terkena air saat membasuhnya. Rasakan sensasi dingin yang menyegarkan saat proses pembersihan ini. Setelah wajah bersih, kita tinggal mengeringkannya dengan handuk.

Itu tadi beberapa cara menghilangkan bekas jerawat dengan es batu. Cukup mudah dan tak terlalu rumit bukan? Jika bermasalah dengan wajah berjerawat, penyembuhan dengan es batu bisa dijadikan pilihan. Selain mudah dan murah, penggunaan es batu dalam penyembuhan jerawat juga terbilang aman. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menggunakan es batu sebagai obat penghilang jerawat Anda.

Baca Juga : 5 Cara Alami Mengatasi Jerawat Meradang

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Jeruk Nipis

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Jeruk Nipis

Jerawat pada wajah memang bisa hilang. Namun, jangan lupa jika jerawat juga bisa menimbulkan bekas pada wajah. Jika mengalami masalah dengan bekas jerawat, tak ada salahnya untuk mencoba cara-cara alami untuk mengatasinya, salah satunya dengan jeruk nipis. Cara menghilangkan bekas jerawat dengan jeruk nipis sendiri ternyata tak rumit-rumit amat.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Jeruk Nipis

Jerawat biasa muncul pada usia remaja atau masa-masa puber. Masa-masa itulah dimana kulit wajah kita mengalami transisi. Maka tak heran jika pada masa remaja banyak sekali masalah pada kulit wajah, terutama jerawat. Jerawat memang bisa diobati dan dihilangkan. Namun jangan lupa juga bahwa jerawat juga bisa menimbulkan bekas yang sulit dihilangkan.

salah satu opsi yang bisa dipilih untuk menghilangkan bekas jerawat pada wajah adalah dengan menggunakan jeruk nipis. Buah yang rasanya masam ini ternyata bermanfaat untuk menghilangkan bekas jerawat yang membandel.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Jeruk Nipis

Ingin tahu lebih jauh mengenai cara mengatasi bekas jerawat dengan jeruk nipis? Berikut ini adalah cara menghilangkan bekas jerawat dengan jeruk nipis yang bisa Anda coba sendiri.

  • Masker Jeruk Nipis

Cara pertama yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan daging buah jeruk nipis sebagai masker. Cara pembuatan masker tersebut pun sangat mudah. Iris jeruk nipis menjadi beberapa bagian. Setelah itu taruh irisan jeruk nipis tersebut ke bagian wajah yang ada bekas jerawatnya. Diamkan irisan jeruk nipis pada bagian wajah yang berjerawat selama 10 hingga 15 menit. Setelah itu, bersihkan wajah dengan menggunakan air bersih. Idealnya, penggunaan masker ini dilakukan pada malam hari sebelum tidur.

  • Campuran Jeruk Nipis dan Madu

Madu merupakan bahan yang memang sangat baik untuk merawat kulit wajah kita. Tak hanya untuk merawat kulit wajah, madu juga bisa dicampurkan dengan jeruk nipis untuk menghilangkan bekas jerawat. Caranya, peras beberapa buah jeruk nipis. Setelah itu tambahkan dua hingga tiga sendok makan madu murni ke dalam perasan jeruk nipis tersebut. Setelah tercampur, kita tinggal mengoleskan campuran jeruk nipis dan madu tersebut secara merata ke wajah kita. Setelah 15 menit, basuh wajah Anda dengan air bersih.

  • Campuran Jeruk Nipis dan Minyak Zaitun

Minyak Zaitun juga dipercaya untuk menghilangkan bekas jerawat. Agar lebih efektif, kita bisa mencampurkan jeruk nipis dan minyak zaitun. Kita tinggal mencampurkan perasan jeruk nipis dengan dua sendok makan minyak zaitun. Setelah itu kita tinggal menggunakan ramuan tersebut ke bagian wajah yang terdapat bekas jerawatnya.

Itu tadi cara menghilangkan bekas jerawat dengan jeruk nipis yang bisa kita coba dan praktekkan sendiri di rumah. Kandungan yang ada pada jeruk nipis memang sangat baik untuk kesehatan wajah kita. Jika dilakukan dengan rutin dan teratur, penggunaan jeruk nipis untuk menghilangkan bekas jerawat bisa sangat efektif.

Pilihan Menu Diet Golongan Darah O

Pilihan Menu Diet Golongan Darah O

Jika Anda adalah seorang yang memiliki golongan darah O dan ingin melakukan diet, maka perhatikan menu-menu diet yang akan dikonsumsi. Berbeda dengan golongan darah lain, menu diet untuk golongan darah O cukup berbeda. Oleh karenanya, Anda yang bergolongan darah O harus paham tentang makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi selama program diet berlangsung.

Pilihan Menu Diet Golongan Darah O

Diet dilakukan untuk berbagai macam kebutuhan. Mulai dari menurunkan berat badan yang berlebihan hingga untuk menjaga kesehatan tubuh. Yang harus diketahui, tak perlu menunggu berat badan berlebih untuk melakukan program diet. Diet bisa dilakukan dalam berbagai macam kondisi.

Diet bagi orang yang mempunyai golongan darah O memang berbeda dengan golongan darah yang lain. Golongan darah O harus lebih memilih makanan karena kebanyakan dari mereka mempunyai daya tahan tubuh yang lebih lemah. Jika salah memilih menu diet, orang yang memiliki golongan darah O bisa celaka.

Pilihan Menu Diet Golongan Darah O

Lalu, makanan atau minuman apa saja yang cocok untuk menu diet golongan darah O? Berikut ini adalah pilihan menu diet untuk golongan darah O yang sangat direkomendasikan.

  • Ikan

Golongan darah O sangat disarankan untuk mengkonsumsi protein yang tinggi. Untuk mendapatkan asupan protein yang cukup, maka mengkonsumsi ikan bisa menjadi pilihan. Ikan mengandung banyak protein yang dibutuhkan oleh tubuh, khususnya pemilik golongan darah O. Dengan konsumsi protein dari ikan, kebutuhan protein kita akan bisa cepat terpenuhi. Beberapa jenis ikan yang direkomendasikan diantaranya; ikan Makarrel, ikan Gurame, ikan Kerapu dan juga ikan Salmon.

  • Sayuran Hijau

Menu diet untuk golongan darah O selanjutnya adalah berbagai jenis sayuran hijau. Sayuran yang bisa dikonsumsi oleh pemilik golongan darah O tidak boleh sembarangan. Sayuran hijau mengandung banyak kandungan vitamin dan zat yang baik bagi golongan darah O. Beberapa sayuran hijau yang sangat disarankan untuk dikonsumsi antara lain; selada, sawi hijau, brokoli dan bayam. Sayuran-sayuran tersebut bisa dikonsumsi sebagai pendamping makanan utama atau bisa juga dijadikan sebagai menu utama.

  • Jus Jeruk

Buah-buahan juga sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh golongan darah O. Beberapa buah yang dianjurkan untuk program diet golongan darah O diantaranya; apel, cherry, melon dan jeruk. Khusus untuk jeruk, sangat disarankan untuk dikonsumsi minimal satu kali sehari. Cara termudah untuk mengkonsumsinya tentu dengan dibuat jus. Minumlah jus jeruk pada pagi hari sebagai asupan tenaga Anda. Menu jus jeruk sangat direkomendasikan bagi pemilik golongan darah O.

Itu tadi pilihan menu diet untuk golongan darah O yang direkomendasikan. Menu-menu makanan tadi sangat direkomendasikan bagi orang yang memiliki golongan darah O yang sedang menjalani program diet. Perhatikan selalu menu makanan dan minuman Anda agar program diet Anda bisa berhasil.

Berbagai Makanan Pendamping ASI

Berbagai Makanan Pendamping ASI

Berbagai Makanan Pendamping ASI – Makanan pendamping bayi dapat diberikan bersamaan dengan pemberian ASI atau susu formula. Makanan bayi ini mulai diberikan pada usia 6 bulan. Setelah usia bayi 6 bulan, bayi akan membutuhkan lebih banyak nutrisi dan gizi dibandingkan yang dikandung oleh ASI. Misalnya kebutuhan bayi akan mineral zat besi dan seng tidak cukup jika hanya dipenuhi oleh ASI. Di saat inilah, bayi memerlukan tambahan makanan pendamping bayi untuk menunjang pertumbuhannya.

Berbagai Makanan Pendamping ASI

Makanan bayi tambahan yang dianjurkan pada awalnya adalah bubur bayi. Bubur bayi bisa beragam jenisnya seperti bubur nasi, bubur buah, bubur susu dan sebagainya. Sebaiknya pertama kali berikan bubur bayi yang terbuat dari makanan jenis beras atau sereal. Misalnya bubur oatmeal yang kaya akan serat, vitamin, mineral dan sangat baik untuk kesehatan bayi. Makanan pendamping bayi memang harus dimulai dari yang bertekstur cair karena mulut bayi belum bisa bergerak dengan sempurna. Inilah mengapa bayi sering mendorong makanan keluar. Tekstur cair pada bubur bayi bisa dibuat dengan menambahkan air atau susu.

Dalam perkembangannya, makanan pendamping bayi bisa ditambah dengan memasukkan makanan yang mengandung karbohidrat kemudian divariasikan dengan ditambahkan susu. Bubur susu ini bisa ditambahkan ubi, jagung atau kentang. Setelah itu, pada tahap selanjutnya, mulailah memasukkan sayuran maupun buah. Sayuran dan buah yang masih keras harus dilembutkan dengan cara dikukus dan dihaluskan. Sayuran yang direkomendasikan sebagai makanan pendamping bayi misalnya brokoli, wortel, bayam dan sawi. Sedangkan untuk jenis buah, pisang, pepaya, apel, pir dan alpokat bisa menjadi makanan yang sehat untuk sang bayi.

Bayi yang telah bisa memakan nasi, sayuran dan buah dapat diperkenalkan dengan makanan lain. Misalnya sumber protein dari tempe dan tahu. Tempe dan tahu yang akan diberikan pada bayi sebaiknya telah dikukus dan dihaluskan. Seiring perkembangannya, makanan pendamping bayi perlu ditingkatkan kekentalannya. Hal ini untuk melatih bayi agar bisa menerima makanan yang padat.

Makanan pendamping bayi lainnya adalah biskuit. Umumnya bayi usia 7 bulan sudah dapat memegang dan memakan biskuitnya sendiri. Biskuit bisa membuat bayi belajar mengunyah dan mengemut. Selain itu juga dapat membantu dalam pertumbuhan gigi bayi.

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua makanan baik untuk dijadikan makanan bayi. Bayi tetap harus dihindarkan dari makanan yang berbahaya seperti makanan yang memiliki kandungan gula dan garam berlebih. Selain itu, ikan asin, kerang juga tidak baik bagi bayi.

Memilih Mainan Untuk Perkembangan Anak

Memilih Mainan Yang Baik Untuk Perkembangan Anak

Memilih Mainan Untuk Perkembangan Anak – Bermain bagi anak adalah cara yang menyenangkan untuk belajar sesuatu hal yang mereka dapat kerjakan, juga belajar tentang dunia di sekeliling mereka. Sangat penting bagi mereka mengalami pengalaman bermain. pengalaman itu bisa anda ciptakan melalui berbagai cara. Menjentikkan jari, bertepuk tangan, berlari juga merupakan sarana untuk memberikan kesenangan. Tetapi semangat bermain dan mendapatkan kesenangan bisa juga didapatkan melalui berbagai macam barang. itulah yang disebut mainan.

Memilih Mainan Untuk Perkembangan Anak

Saat ini sangat mudah menemukan mainan anak di berbagai tempat. Anak kecil selalu ingin tahu lebih banyak dan itu adalah hal yang wajar di masa perkembangannya. Kewajiban orang tua untuk mendampingi mereka belajar melalui permainan. Tetapi mana mainan yang cocok untuk anak anda. Pilihlah mainan yang tepat yang dapat merangsang kecerdasan dan kreatifitas anak.

Orang tua mesti mengetahui tahap perkembangan anaknya sebelum memberikan mainan. Kenali emosi dan sifatnya. Ragam permainan bisa membuat orang tua salah dalam memilih. Jangan sampai ada anak yang senang bermain mobil-mobilan tetapi di berikan boneka oleh orang tuanya. Hal ini akan menyurutkan semangat anak dalam bermain. Dan bisa jadi mengganggu perkembangan emosinya. Perhatikan tingkah lakunya sehari hari, jika ia senang sekali membongkar laci atau lemari. Berilah ia kotak berisi balok-balok kecil, atau beberapa  baju mini.

Ketika membeli mainan anak, orang tua harus mencarikan mainan yang tepat dan sesuai dengan usianya. Misalnya anak yang berumur 3 bulan sampai 7 bulan lebih baik bila dipilihkan mainan yang dapat digantung pada tempat tidurnya, juga memiliki bunyi bunyian yang akan menarik perhatian bayi. itu untuk merangsang indra anak agar lebih berkembang. Beda halnya ketika berumur 7 bulan, karena gerakan jari-jari dan tubuhnya sudah mulai dikuasai. Berilah mainan yang dapat ia pegang. bola karet, mobil-mobilan, lego dan sejenisnya yang mempunyai variasi bentuk , atau mainan serupa yang dapat dimainkan sewaktu mandi.

Keamanan alat bermain perlu diperhatikan, baik dari bahan dan kinerja alat tersebut. Mainan harus terbuat dari bahan yang aman, tidak luntur, tidak beracun atau terbuat dari zat yang berbahaya bagi kesehatan.  adalah kebiasaan anak menggunakan mulutnya, atau menggigit. sehingga hindari mainan yang ukurannya kecil agar resiko tersedak dapat dihindari. Jangan sampai ada bagian yang tajam yang dapat melukai bayi atau bagian yang mudah terlepas.

Demikianlah tadi ulasan singkat kita kali tentang bagaimana Memilih Mainan Untuk Perkembangan Anak. Semoga dapat memberikan informasi dan menambah wawasan kita selaku para orang tua. Semoga bermanfaat, terimakasih.