4 Penyebab Sperma Encer Yang Wajib Diketahui

Nah ini nih salah satu hal yang perlu diketahui oleh seorang lelaki tentang masalah sperma encer. Tapi sebelumnya apa sih sperma itu?

Sperma atau yang lebih dikenal dengan istilah air mani adalah cairan semen berwarna putih yang keluar dari penis saat terjadi ejakulasi. Umumnya pada saat keluar dari penis cairan sperma mempunyai warna yang putih atau terkadang keabu-abuan pekat dan kental. Ada sebuah fakta bahwa untuk laki-laki ordinary dalam satu kali ejakulasi maka dia akan mengeluarkan air mani/cairan sperma sebanyak 3 cc. Dan dalam setiap 1 cc air mani yang ordinary terkandung 100-120 juta ekor sel sperma.

Namun pada kenyataanya, saat ini banyak sekali laki-laki yang mempunyai suatu problema terkait dengan masalah sperma saat mereka ejakulasi. Banyak sekali laki-laki yang mengeluhkan di usia yang masih muda mereka mempunyai sperma encer, sedikit dan bening. Padahal banyak lho dari mereka yang belum menikah. Lalu apa penyebab sperma encer tersebut, bagaimana ciri-ciri sperma encer itu dan bagaimana cara mengatasi sperma encer agar kembali menjadi kental dan banyak? Mari kita pelajari satu-persatu!

Penyebab Sperma Encer pada Pria

Ada 4 hal penyebab sperma encer yang perlu diketahui agar Anda dapat menghindari kebiasaan buruk ini sehingga sperma encer bisa disembuhkan dan Anda kembali menjadi lelaki yang jantan di hadapan wanita. Beberapa hal yang dapat menyebabkan sperma encer adalah sebagai berikut:

1. Ejakulasi yang terlalu sering

Baik kegiatan seksual dengan pasangan atau kebiasaan buruk melakukan onani yang dilakukan terlalu sering dapat menyebabkan sperma encer. Perlu diketahui bahwa sistem reproduksi pada lelaki dapat memproduksi sperma secara matang negligible membutuhkan waktu 48 stick. Nah kegiatan seks maupun perbuatan onani terlebih yang dilakukan lebih dari sekali dalam sehari tentu akan membuat sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi encer, sedikit dan bening.

2. Obesitas atau kegemukan berpengaruh pada jumlah sperma

Tahukah Anda bahwa ada sebuah fakta dari hasil studi saat ini bahwa lelaki dengan tubuh yang gemuk (obesitas) memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit dibanding dengan lelaki yang mempunyai berat badan typical. Bukan hanya jumlah sperma saja yang sedikit, akan tetapi jumlah sperma yang aktif dan mampu bergerak cepat juga lebih sedikit. Wooww tentu ini akan mempengaruhi kesuburan sperma bukan? Hal ini disebabkan karena pada tubuh lelaki yang gemuk terjadi perubahan jumlah koleksi protein yang dapat berpengaruh pada fungsi dan daya tahan hidup sperma.

3. Gaya hidup tidak sehat

Percaya atau tidak percaya hal ini merupakan hak Anda. Namun telah banyak studi dan penelitian bahwa hal-hal buruk berkaitan dengan gaya hidup dapat mempengaruhi jumlah dan kualitas sperma pada pria. Kebiasaan menyantap makanan tidak sehat, kurang gizi, merokok, minum minuman beralkohol, sex bebas, kurang olahraga adalah sebagian kecil dari gaya hidup tidak sehat yang sudah ada penelitianya dan memang mempunyai korelasi dengan jumlah sperma. Jadi wajar apabila dengan usia Anda yang masih muda namun gaya hidup tidak sehat saat ini Anda mempunyai sperma encer, bening dan sedikit.

4. Faktor usia

Usia ternyata juga mempengaruhi baik pada jumlah maupun tingkat kualitas sperma. Memang produksi sperma pada seorang pria tidak akan berhenti, akan tetapi seiring dengan bertambahnya usia akan terjadi penurunan produksi dan struktur transport sperma. Menurut studi yang telah dilakukan bahwa pria mempunyai usia biologis yaitu berkisar 40 tahun.

Itulah beberapa penyebab sperma encer yang mungkin sering secara tidak sadar dilakukan oleh seorang pria. Lalu bagaimana jika saat ini sudah terlanjur mempunyai sperma yang encer? Apakah bisa kembali mempunyai sperma yang banyak, kental, pekat dan lengket? Dan bagaimana cara mengentalkan sperma?

Cara Mengatasi Sperma Encer

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar sperma tidak encer dan agar sperma kembali kental. Cara mengatasi sperma encer ini tentu merupakan solusi dari beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan sperma encer seperti yang sudah dijelaskan di atas.

1. Hentikan kebiasaan onani sekarang juga!

Onani adalah kebiasaan yang sangat buruk dan sangat merugikan sebenarnya bagi seorang lelaki. Selain dapat menyebabkan sperma encer dan mempunyai konsentrasi yang rendah, apabila dilakukan terlalu sering onani juga dapat menyebabkan infeksi pada bagian dalam sistem reproduksi. Belum lagi apabila onani ini dilakukan menggunakan alat yang tidak terjaga kebersihanya dari bakteri. Jadi hentikan onani dan katakan bye pada sperma encer!

2. Mengatur waktu bercinta dengan pasangan

Sebagaimana telah dijelaskan bahwa produksi sperma yang matang insignificant membutuhkan waktu 48 stick. Jadi bagi pasutri yang menginginkan momongan bisa melakukan hubungan intim secara rutin pada masa subur 2 hari sekali. Harapanya dalam waktu tersebut sperma sudah dalam kondisi matang, subur, banyak dan kental.

3. Makanan yang sehat dan bergizi

Ada satu lagi sebuah prinsip umum yang dapat menambah jumlah sperma agar menjadi kental dan subur. Perbanyaklah makanan yang bergizi dan banyak mengandung folat dan zinc. Mengkonsumsi makanan dengan kandungan folat dan zinc yang cukup dapat memperbanyak sperma dan mengentalkan sperma agar tidak encer. Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi adalah daging sapai, kacang-kacangan, asparagus, alpukat dan jeruk.

4. Olahraga secara teratur

Menurut sebuah penelitian bahwa olahraga mempunyai pengaruh pada produksi jumlah sperma dan kualitas sperma. Selain itu olahraga juga akan mempengaruhi stamina pria saat bercinta, moxie juga akan meningkat dan terjaga.

5. Hindari obesitas dan jaga berat badan tetap perfect

Sebagaiamana yang telah dijelaskan bahwa dari hasil penelitian ternyata kegemukan dapat menyebabkan produksi sperma berkurang dan kualitas sperma menurun. Hal ini sangat nampak terlihat setelah dibandingkan dengan jumlah sperma pada pria yang mempunyai berat badan perfect. Nah sudah gemuk, sperma encer, kualitas sperma tidak baik wah… komplit sudah! Pasti sudah tidak menarik lagi di hadapan wanita.

6. Hindari push

Pikiran yang tidak tenang dan push ternyata berpengaruh juga pada produksi sperma. Stress dapat mempengaruhi dan menurunkan fungsi seksual serta mengganggu kestabilan hormon yang sangat diperlukan untuk produksi sperma.